Tentamu yang Tak Lagi Sama

Sekarang, aku melihatmu dengan cara yang lain.

Apa yang dulunya tampak cerah dan penuh harapan kini diselimuti oleh bayang-bayang keraguan. Mungkin itu bukan kamu?, tetapi cara kita menghadapi kehidupan yang telah berbeda. Momen-momen kecil yang dulunya membuatku tersenyum kini terasa hampa. Setiap kali kita berbicara, aku merasakan adanya kesunyian pada percakapan kita, seolah kita berbicara dalam bahasa yang tidak lagi kita mengerti.

Kita berbagi cerita tentang mimpi dan rencana masa depan, tetapi saat ini, semua itu terasa seperti cerita yang diulang-ulang tanpa makna. Ada saat-saat ketika aku menatap matamu dan merasa seolah melihat seorang asing, seseorang yang dulunya akrab, tetapi kini terasa jauh. Setiap detik yang berlalu seolah menegaskan bahwa kita telah mengalami sesuatu yang mengubah cara kita melihat satu sama lain.

Aku bertanya-tanya, di mana letak kesalahan kita? Apakah kita terlalu fokus pada hal-hal kecil hingga melupakan gambaran besar dari hubungan kita? Mungkin kita terjebak dalam rutinitas, kehilangan kebersamaan yang pernah ada di antara kita. Kadang, aku merasa kita berada di jalur yang berbeda, berlari menuju tujuan yang tidak sama, tetapi tetap saling berpegangan meskipun dengan erat.

Tidak ada keinginan untuk kembali ke masa-masa ketika segalanya terasa lebih sederhana dan indah, aku tahu bahwa waktu tidak akan mundur. Kita harus berani menghadapi kenyataan bahwa semua orang berubah, termasuk diri kita sendiri. Menghadapi perubahan ini bukanlah hal yang mudah, tetapi aku percaya bahwa kita bisa menemukan kembali apa yang kita cari satu sama lain.

Dengan kesadaran ini, aku ingin mencoba memahami dan menerima semua yang telah terjadi.  

( jangan balik please, takut banget gamau )

Komentar

Postingan Populer